8 Jenis Energi yang Perlu Diketahui

Jenis energi dan perubahan energi
 

Jenis-Jenis Energi dan Perubahan Energi – Energi dalam kehidupan manusia bukanlah suatu hal yang asing karena dalam kegiatan sehari-hari membutuhkan energi. Dengan energi yang cukup, aktivitas sehari-hari dapat dilakukan dengan optimal. Namun jika energi yang dimiliki kurang atau tidak mencukupi, maka aktivitas yang dilakukan manusia menjadi kurang optimal.


Energi yang ada di bumi ini tidak hanya dimiliki oleh manusia, tetapi juga terdapat pada benda-benda lain, seperti televisi, lampu, komputer, hingga ponsel.


Pada dasarnya, ada banyak jenis energi dan masing-masing memiliki fungsinya sendiri. Untuk mengetahui lebih jelas jenis-jenis energi yang ada, yuk simak ulasannya.


Definisi Energi

Sepertinya akan ada yang kurang ketika ingin membahas macam-macam energi, namun tidak menjelaskan pengertian energi itu sendiri. Dengan mengetahui dan memahami pengertian energi maka berbagai jenis energi akan mudah dipahami. Berikut ini adalah pengertian energi menurut para ahli.


1. Albert Einstein

Energi adalah produk massa dan kuadrat kecepatan cahaya.


2. Alvin Hadivvono

Energi adalah segala sesuatu atau segala sesuatu yang bergerak yang berkaitan erat dengan ruang dan waktu.


3. Arif Alfatah dan Muji Lestari

Energi adalah sesuatu yang dibutuhkan oleh tubuh seseorang dalam rangka melakukan suatu kegiatan atau usaha kerja. Pada dasarnya setiap usaha yang dilakukan akan ada perubahan atau pergerakan.


4. Michael J. Moran

Energi adalah teori dasar termodinamika yang merupakan faktor penting dalam analisis teknik


5. Mitchell, Campbell, dan Reece

Energi adalah kemampuan yang berfungsi untuk menyusun kembali materi. Sederhananya, melakukan suatu pekerjaan membutuhkan energi.


6. Robert L. Wolke

Energi adalah suatu usaha atau bentuk kemampuan yang digunakan untuk membuat sesuatu terjadi.


Sedangkan pengertian energi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah kemampuan untuk melakukan usaha (misalnya untuk energi listrik dan energi mekanik); daya (kekuatan) yang dapat digunakan untuk melakukan berbagai kegiatan proses, misalnya dapat berupa bagian dari suatu bahan atau tidak terikat pada suatu bahan (seperti sinar matahari); kekuasaan.


Jadi, energi adalah suatu kemampuan yang berfungsi untuk melakukan usaha. Dalam hal ini usaha yang dimaksud berupa benda atau orang yang melakukan, memproduksi, dan mengerjakan.


Selain itu, energi bisa disebut daya. Hal ini karena ketika melakukan berbagai macam aktivitas, seperti berlari, berjalan, membaca, menulis, dll, dibutuhkan energi.


Energi yang dimiliki manusia, jika digunakan atau digunakan terus menerus dapat menyebabkan energi tersebut berkurang. Energi yang berkurang harus segera diisi kembali dengan berbagai cara, seperti istirahat, memperbanyak asupan makanan, dan mengonsumsi vitamin.


8 Jenis Energi yang perlu diketahui

Energi itu sendiri memiliki berbagai bentuk. Setiap bentuk energi akan selalu memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Perhatikan berbagai jenis energi sebagai berikut.


1. Energi Kinetik

Jenis energi kinetik adalah energi yang ditimbulkan oleh gerak suatu massa. Dengan kata lain, energi kinetik ini bisa disebut energi gerak. Selain itu, energi kinetik yang dimiliki oleh suatu benda sangat bergantung pada kecepatan dan massa yang ada.


Energi kinetik dapat dihitung dengan menggunakan rumus Ek=12 m.v. Dalam rumus, m adalah massa benda dalam kilogram dan v adalah kecepatan dalam meter per detik. Jadi, semakin besar kecepatan benda yang bergerak, semakin besar energi yang dimilikinya.


Jika Anda ingin melihat contoh energi kinetik, Anda dapat melihatnya saat mobil berjalan. Selain itu, kecepatan mobil yang bergerak akan berbeda dengan kecepatan kereta api, mengapa demikian? Ini karena kereta memiliki massa yang lebih besar daripada mobil.


Tidak hanya itu, seseorang yang sedang berjalan atau berlari memiliki energi kinetik di dalamnya.


2. Energi Potensial

Energi potensial adalah energi yang ada pada suatu benda karena pengaruh tempat benda atau letak benda dalam medan gaya. Energi potensial ini juga dikenal sebagai energi istirahat. Bagaimana energi bisa diam? Karena benda yang diam dapat memiliki energi.


Jika suatu benda bergerak dan mengalami perubahan, maka telah terjadi perubahan energi potensial menjadi energi gerak. Energi potensial sendiri memiliki dua jenis, yaitu energi potensial gravitasi dan energi potensial pegas.


a) Energi potensial gravitasi

Energi potensial gravitasi adalah energi yang dimiliki suatu benda karena posisinya di permukaan bumi. Salah satu contoh energi potensial gravitasi yaitu air terjun. Hal ini karena air terjun mengalir dari posisi tinggi ke posisi rendah.


b) Energi potensial elastis

Energi potensial elastis ini hanya ada pada benda yang memiliki sifat elastis. Energi potensial elastis adalah energi yang terjadi karena kecenderungan suatu benda untuk berada pada posisi awal.


Salah satu contoh energi potensial elastis yaitu anak panah busur. Panah yang diregangkan akan kembali ke posisi semula atau posisi awal.


3. Energi Cahaya

Energi cahaya adalah energi yang dapat memancarkan cahaya. Anda dapat melihat energi cahaya ini dalam lampu, api, dan matahari. Matahari merupakan sumber energi cahaya terbesar.


Lampu dapat dikatakan sebagai salah satu contoh energi cahaya buatan atau energi cahaya yang dihasilkan dari perubahan energi listrik. Lampu sendiri merupakan benda yang dapat menggantikan peran matahari, mengapa demikian? Jika tidak ada lampu, maka kita akan bergantung pada matahari sebagai sumber cahaya utama.


Energi cahaya disimpan dalam sel surya untuk digunakan sebagai energi listrik. Sel surya sendiri merupakan suatu alat atau perangkat yang dapat mengubah energi cahaya menjadi energi listrik.


Penggunaan sel surya merupakan salah satu cara untuk menjaga kelestarian bumi. Menggunakan sel surya dapat mengurangi polusi udara dan pemanasan global. Oleh karena itu, jangan pernah ragu untuk memasang sel surya di rumah Anda.


4. Energi Listrik

Energi listrik adalah energi yang mengalirkan arus listrik pada suatu benda. Energi listrik ini dapat dikatakan sebagai salah satu energi yang tidak dapat dipisahkan dari manusia terutama pada zaman modern ini. Salah satu alat atau perangkat yang tidak lepas dari energi listrik adalah handphone yang mungkin sedang anda pegang saat ini.


Padahal, energi listrik juga dibutuhkan dalam dunia industri, salah satunya adalah pabrik-pabrik yang ketika berproduksi sangat bergantung pada mesin-mesinnya yang dapat berjalan jika ada listrik. Contoh energi listrik, seperti komputer, televisi, eskalator, lift dan lain-lain.


Pembangkit listrik merupakan sumber utama energi listrik. Pembangkit listrik dapat menghasilkan arus listrik yang sangat besar. Dari arus listrik yang besar itu, energi listrik akan disalurkan ke warga, pabrik, rumah sakit, dan lain-lain.


Pada dasarnya terdapat beberapa pembangkit energi listrik, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG), Pembangkit Listrik Tenaga Diesel, Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP), Angin atau Pembangkit Listrik Tenaga Angin (PLTB).


5. Energi Suara

Energi bunyi adalah energi yang dapat menghasilkan bunyi atau bunyi. Pada umumnya energi bunyi akan muncul bila ada energi gerak. Sebagai contoh, kita dapat melihat pada bel, bel tidak akan berbunyi jika tidak bergerak.


Contoh lain adanya energi gerak dalam energi suara yaitu pada saat anda bermain gitar dan biola anda akan menggerakkan alat musik tersebut untuk menghasilkan suara. Selain itu, Anda dapat mendengar energi suara saat Anda berenang.


Setelah mengetahui contoh-contoh energi bunyi, maka dapat dikatakan bahwa energi bunyi dapat merambat melalui udara, padatan, dan cairan. Namun, energi suara ini tidak akan dapat merambat melalui ruang hampa.


6. Energi Kimia

Energi kimia adalah energi yang diserap dalam reaksi kimia selama penguraian atau pembentukan senyawa. Tahukah Anda bahwa makanan mengandung energi kimia?


Energi kimia yang tersimpan dalam tubuh biasanya berupa karbohidrat, lemak, dan protein. Semua nutrisi tersebut akan diproses dan dipecah di dalam tubuh menjadi asam lemak, gula, gliserol, dan asam amino. Dari dekomposisi ini, energi dikemas dalam bentuk ATP.


ATP adalah zat kimia yang berfungsi sebagai tempat menyimpan energi sebelum digunakan.


Selain makanan, energi kimia dapat kita lihat pada aki, aki kendaraan, bensin, batu bara, minyak tanah, dan lain-lain.


Dengan demikian, manusia membutuhkan asupan gizi yang seimbang karena jika tidak seimbang maka asupan energinya juga tidak seimbang. Jadi, sudahkah Anda mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang?


7. Energi Panas

Energi panas adalah energi yang berasal dari panas suatu benda. Biasanya energi panas ini disebut juga dengan “panas”. Pada dasarnya, Anda dapat melihat dan merasakan energi panas ini saat berada di bawah sinar matahari.


Namun, contoh energi panas tidak hanya matahari, tetapi ada contoh lain, seperti api, minyak bumi, batu bara, dan panas bumi. Setiap contoh energi panas berasal dari berbagai sumber dan memiliki fungsi yang berbeda-beda.


Walaupun energi ini panas, namun tetap dapat memberikan banyak manfaat, salah satu manfaat yang dapat dirasakan adalah energi panas matahari, pakaian yang dijemur akan cepat kering.


8. Energi Angin

Energi angin adalah energi yang berasal dari angin. Energi angin dapat dikatakan sebagai energi yang telah disediakan oleh alam. Bahkan, sejak 3500 SM, energi angin telah digunakan terutama dalam pelayaran.


Setelah itu sekitar tahun 700 M, ada yang namanya kincir angin. Padahal, zaman yang semakin maju, membuat energi angin dimanfaatkan untuk pembangkit listrik. Perubahan energi terjadi dengan menggunakan alat yang disebut turbin angin atau kincir angin.


Perubahan energi yang sering tejadi

Sebenarnya energi selalu ada atau selalu ada dalam kehidupan manusia sehari-hari. Keberadaan energi di sekitar manusia sangat beragam. Mulai dari energi kimia, energi listrik, dan energi lainnya.


Hal yang perlu diketahui tentang energi adalah energi dapat berubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Perubahan bentuk energi disebut juga dengan “konversi energi”. Untuk lebih jelasnya mari kita lihat perubahan energi yang biasanya terjadi.


1. Perubahan energi potensial menjadi energi gerak dan energi bunyi

Mengapa buah yang jatuh menghasilkan gerak dan suara? Pertanyaan ini terkadang terlintas di benak kita. Dengan kata lain, jatuhnya buah dari pohon termasuk energi potensial.


Dalam hal ini, energi potensial dimiliki oleh buah yang belum jatuh ke tanah atau masih tergantung di pohon. Energi potensial ini akan berubah menjadi energi gerak atau kinetik ketika buah yang tergantung di pohon jatuh ke bawah atau ke tanah.


Ketika buah telah mencapai tanah maka akan menghasilkan bunyi atau bunyi. Bunyi tersebut berasal dari benturan atau benturan yang terjadi antara buah dengan tanah atau dasar.


Dengan demikian, proses jatuhnya buah dari pohon dapat dikatakan sebagai perubahan energi antara energi potensial menjadi energi gerak dan energi bunyi.


2. Mengubah energi kimia menjadi energi listrik dan energi kinetik

Ketika Anda masih kecil, apakah Anda pernah bermain dengan mainan yang bisa bergerak jika memiliki baterai? Ketika Anda bermain dengan mobil-mobilan itu, akan terjadi perubahan energi. Dalam hal ini perubahan energi yang terjadi yaitu energi kimia diubah menjadi energi listrik dan energi gerak.


Perubahan energi ini terjadi ketika baterai dipasang di mobil mainan. Energi kimia pada baterai yang telah dipasang pada mobil mainan akan berubah menjadi energi listrik. Energi listrik ini akan muncul pada saat mobil dihidupkan (on).


Setelah mobil dihidupkan, mobil akan bergerak atau berlari. Dengan kata lain, terjadi perubahan energi listrik menjadi energi gerak. Dari energi gerak inilah anak-anak akan senang bermain dengan mobil mainan.


Jadi, dapat dikatakan bahwa pada mobil mainan yang menggunakan baterai terjadi perubahan energi kimia menjadi energi listrik, dan energi listrik diubah lagi menjadi energi gerak.


3. Perubahan energi kinetik menjadi energi bunyi

Pernahkah Anda bermain gitar atau melihat orang lain bermain gitar? Saat memainkan atau memetik senar gitar, pasti akan menghasilkan suara yang merdu dan harmonis. Bunyi atau bunyi yang berasal dari senar gitar merupakan salah satu perubahan energi yang terjadi.


Dalam hal ini perubahan energi yang terjadi yaitu energi kinetik diubah menjadi energi bunyi. Jika dijelaskan secara sederhana, senar gitar ketika dipetik pasti akan bergetar atau bergerak, inilah yang disebut energi kinetik. Dari energi kinetik ini akan menghasilkan atau mengeluarkan suara yang berasal dari strum gitar.


Meski senar gitar bisa menghasilkan suara, bukan berarti bisa dimainkan sembarangan, dibutuhkan skill atau keahlian dalam memainkan gitar. Dengan keterampilan bermain gitar, suara atau suara yang dihasilkan akan enak untuk didengar.


4. Mengubah energi listrik menjadi energi cahaya

Energi listrik telah menjadi hal utama dan penting dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan dari bangun tidur hingga tidur kembali, manusia tidak lepas dari apa yang disebut energi listrik.


Banyak sekali perubahan energi listrik, salah satunya saat kita menyalakan lampu. Pernahkah Anda berpikir tentang bagaimana lampu menyala? Pada proses menyalakan lampu terjadi perubahan energi. Dalam hal ini, energi listrik diubah menjadi energi cahaya.


Saat Anda memutar sakelar lampu ke posisi on, lampu akan menyala. Lampu yang menyala akan menerangi ruangan yang kekurangan cahaya. Pada saat itu, lampu dihubungkan dengan energi listrik sehingga dapat menghasilkan cahaya.


Pada umumnya jumlah energi yang keluar (cahaya) pada lampu sama dengan jumlah energi yang masuk (listrik). Jadi terang atau tidaknya cahaya tergantung dari kondisi listrik yang masuk ke lampu.


Kesimpulan

Kehidupan manusia tidak lepas dari energi-energi yang sudah ada. Bahkan tubuh kita sendiri sangat membutuhkan energi dalam beraktivitas, terutama dalam melakukan pekerjaan yang berat. Alangkah baiknya, Anda menjaga kualitas energi yang ada di dalam diri Anda agar kesehatan tubuh Anda akan selalu terjaga.


Nah itulah jenis energi dan peruhan energi yang sering terjadi ini perlu diketahui oleh setiap individu, semoga artikel tentang jenis energi ini dapat bermanfaat buat kita semua ya guys.


( Rahani )